Sherly May, Delon, Siti Badriah dan Zaskia
Gotik Gelar Single Album

by -

Visual Indonesia, Jakarta, –

Musik dangdut menjadi harapan baru Sherly May, mengawali tahun 2017 dengan menyuguhkan single Kumis ciptaan A.M Hendroriyono di acara “Special Moment for The Beginning of 2017” yang digelar Nagaswara.

Dangdut bergenre remix dari lagu Kumis itu menceritakan, perihal pria yang sebelumnya tidak berkumis dan setelah berkumis, tampak merasa gagah perkasa, bila dicium tiga bulan masih terasa… ahayyy.

aaa_IMG_1916Bagi pedangdut kelahiran Malang, 26 Mei 1986 yang menekuni dunia modeling, aktris, dan presenter ini, lagu kumis beri pesan moral yang positif bahwa cowok nggak cuma dilihat dari kumisnya tapi yang terpenting prilakunya, goda pedangdut dengan single perdana di Nagaswara, Kecanduan Cinta, serta single lainnya, seperti Pelihara Cinta, Bintang Kehidupan, Teman Atau Demen.

Sementara Delon dan Siti Badriah, membawakan tembang Cinta Tak Harus Memiliki, aransemen Ari Blas dengan irama nge-beat-nya. Sedangkan liriknya bercerita sepasang kekasih yang saling mencintai namun setelah mereka jalani bersama ternyata ada jurang pemisah yang sangat dalam diantara mereka, sehingga mereka pun tak dapat saling memiliki.

Duet antara Delon dan Siti Badriah, merupakan proyek pertama bagi keduanya. Delon pun merasakan cukup sulit membawakan cengkok dangdut ini. Bahkan sebelum take vocal, ada semacan workshop, ada latihan. Proyek pop dan dangdut bagi Delon barulah yang pertama.

aaa_IMG_1729Sedangkan Zaskia Gotik mengeksplor konsep Tarling lewat lagu “Ora Ndueni”karya Ayip Rafansyah dan di arransemen Donald. Single ini menjadi salah satu lagu etnik yang perlu dipertahankan. Lagu ini bukan lagu baru tapi lagu recycle, lagu ini sudah terkenal di Indramayu, Jawa Barat. Pencipta “Ora Ndueni” Ayip Rafansyah merasa bangga karyanya dibawakan oleh Zaskia Gotik.

Mengawali Januari 2017 NAGASWARA melaunching single empat artisnya Zaskia Gotik, Delon, Siti Badriah dan Sherly May, bertemakan “Special Moment For The Beginning Of 2017”. Tak hanya hadir para artisnya, hadir pula pengamat musik Bens Leo, AM Hendropriyono dan tentunya CEO Nagaswara, Rahayu Kertawiguna.

Hendropriyono saat jumpa pers mengemukakan bahwa dunia musik hanya sekedar hobi. Paling saya mengarang lagu mars untuk memberi semangat pada pasukan, maka dirinya kaget ternyata lagunya bisa jadi bagus, pungkasnya.

(tjo; foto muller

Leave a Reply