Sena Wangi Gelar Rapat Koordinasi Organisasi Pewayangan Indonesia

by -

Visualindonesia, Jakarta,-

Rapat Koordinasi (Rakor) organisasi pewayangan yang diselenggarakan Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (Sena Wangi) di ruang sarasehan Gedung Pewayangan Kautaman, Jakarta Timur, Selasa, (10/3/2020), mengemuka berbagai pandangan dan harapan. Antara lain, para penggiat seni pedalangan diharapkan dapat menawarkan cara atau prosedur baru untuk merumuskan wayang berstandar multi level. Terutama kaitannya dengan cerita-cerita wayang yang disesuaikan dengan tingkat usia dan kekinian untuk menanamkan kecintaan seni pertunjukkan wayang kepada anak-anak muda generasi milenial.

Dalam Rapat Koordinasi Organisasi Pewayangan Indonesia bertema ‘Bergerak Bersama Memajukan Wayang Indonesia’, antara lain membahas tindak lanjut berbagai pencapaian besar yang diraih Sena Wangi. Terutama dalam rentang waktu tahun 2018 – 2020, setelah ditetapkannya KEPPRES No. 30 Tahun 2018, tentang Hari Wayang Nasional.

(Kiri ke Kanan): Eny Sulistyowati S.Pd , M.M., Drs. Suparmin Sunjoyo, Kuat Prihatin, S.Sos., M.M., dan Sumari, S.Sn

Ketua Umum Sena Wangi, Drs. Suparmin Sunjoyo menyampaikan, salah satu tantangan terbesar adalah belum adanya alih generasi dan bagaimana cara menanamkan kecintaan seni pertunjukkan wayang kepada generasi muda. Para pemerhati dan praktisi pewayangan sudah menyadari jika tidak ada terobosan kekinian, maka akan sulit mengajak generasi milenial untuk mencintai wayang.

Pada saat yang sama, Romo Y. Sudarko Prawiroyudo, meluncurkan buku berjudul ‘Blencong, Wayang Dalam Hidup Zaman Now’. Dalam buku ‘Blencong’ ini, dalang yang juga seorang pengamat seni wayang ini menceritakan dan mengaplikasikan keutamaan hidup pewayangan tentang peristiwa sosial, politik, ekonomi, dan budaya dalam kehidupan sehari-hari.

(drel

Leave a Reply