PAMMI Berikan Rp 600 juta Royalti dari ARDI

by -

Jakarta,-

PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia) lewat ARDI (Anugerah Royalti Dangdut Indonesia) menyerahkan royalti Rp 600 juta kepada beberapa penyanyi, pencipta lagu, musisi dan produser. Bahkan mulai tahun ini, penyanyi yang mempopulerkan lagu pun kecipratan royalti.

Royalti bagi Edi Lestahulu, A. Rafiq (alm), Ida Laila, Murad Harris, dan lain-lain diberikan langsung oleh H.Rhoma Irama selaku Ketua Umum PAMMI. Disamping itu bingkisan lebaran juga diberikan kepada 400 anggota RAI dan ARDI dalam perhelatan ‘Syiar dalam Syair’ di Gedung Sasono Adiguno, TMII.

Keberadaan RAI dan ARDI dibawah naungan PAMMI, berfungsi untuk mewadahi para anggota yang terdiri dari penyanyi, pencipta, musisi dan produser recording, jelas H.Rhoma.

Jadi organisasi ini, lanjutnya dibentuk untuk kepentingan kita semua, insan dangdut. Nilai royalti kita sebetulnya sangat besar. Namun baru sepuluh persennya dari Malaysia, aja ngga sampai. Padahal industri musik kita lebih besar. Ini menjadi tantangan yang sedang kita perjuangkan demi kesejahteraan insan dangdut di tanah air, jelas Rhoma mengingatkan.

Lewat PAMMI artis-artis dangdut Indonesia harus mampu menjaga nama baik insan dangdut, baik itu lewat penampilan maupun lirik-lirik lagu yang dicipta, sesuai budaya kultural dan edukasi agama yang bernilai Pancasila.
Dengan demikian kami bisa mengawal dan jadi manfaat bagi agama, bangsa dan negara, tukasnya.

H. Rhoma Irama juga menekankan pentingnya penetrasi budaya. Membentengi akhlak bangsa melalui gerakan seni, khususnya musik dangdut. Jika tertib dan aturan dilaksanakan, insya Allah kita dapat meningkatkan manfaat ekonomi bagi seniman dangdut.

“Mengumpulkan atau menagih royalti ke berbagai pihak, mulai televisi, radio, tempat-tempat hiburan dan media hiburan sebagainya, tentu melalui perjuangan. Tapi itulah salah satu fungsi adanya RAI, karena royalti yang terkumpul itu akan dibagi-bagikan pada anggota PAMMI dan ARDI,” terang Ketua RAI yang juga Sekjen PAMMI, Waskito

Lewat “Syiar Dalam Syair” ini, PAMMI juga membagikan bingkisan dan santunan bagi 10 seniman senior dan keluarganya. Turut hadir diantaranya Ikke Nurjanah, Imam S. Arifin, Endang Kurnia, Nana Mardiana, Gebby Pareira, dan ratusan seniman dangdut lainnya.

(F-1/mdtj ; foto ist

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.