Nana: “Buku Nikah itu saya beli di Pasar Senen”

by -

Visualindonesia, Jakarta,-

Cinta segitiga antara artis Bella Luna, Shirley Chandrawati Rahmat dan Eko Hendro Prayitno alias Nana berujung di kantor polisi. Shirley, istri pertama Nana melaporkan suaminya dan Bella Luna atas dugaan penghilangan asal usul perkawinan.

Polresta Bekasi memeriksa Nana, Selasa (2/4/2019) atas laporan Shirley pada 18 Maret lalu. Didampingi Henry Indraguna SH selaku kuasa hukum, Nana menjalani pemeriksaan sekitar tiga jam.

Nana mengaku bersalah telah membohongi Shirley dan menikah dengan Bella secara siri. Nana juga mengaku telah memutuskan hubungan pernikahan siri itu.

Terkait dugaan penghilangan asal usul perkawinan dan munculnya buku nikah, Nana mengaku mendapatkan buku nikah itu di Pasar Senen sekitar lima tahun lalu.

“Buku itu saya beli di Pasar Senen sekitar 5 tahun lalu, tujuannya untuk kepentingan pribadi, hanya sekedar untuk foto saja, jadi ngga ada niatan lain,” ujar Nana.

Pengakuan Nana terkait buku nikah itu, menurut Henry sudah clear, bahwa tidak ada surat atau buku nikah yang dipalsukan. “Mereka nikah siri, jadi tidak ada buku nikah yang diterbitkan oleh KUA,” jelas Henry.

Seperti diketahui, Bella dan Nana menikah secara siri pada 15 Februari 2019. Pernikahan itu dilaksanakan secara Islam. Namun belakangan diketahui jika Nana juga masih sah menjadi suami dari Shirley. Mereka menikah di Gereja Katolik Keluarga Kudus Semarang pada 21 Juni 2010.

Pernikahan siri itu membuat keluarga Shirley dan ibu kandung Nana, Maria Sofia, sangat terkejut dan kecewa. “Saya sebagai orang tua sangat kecewa sekali dengan perilaku dia. Tanpa sepengetahuan saya, dia menikahi Bella, saya betul-betul sangat terkejut,” kata Maria.

Sementara itu, Nana masih harus mengembalikan uang sebesar Rp 150 juta. Uang tersebut digunakan Nana untuk melangsungkan pernikahannya dengan Bella.

“Uang Rp 150 juta itu sedang kami cari dulu,  bila sudah ada, segera kami kembalikan,” ujar Henry.

(drl; foto mm

Leave a Reply