Menpar Dorong ASDP Jadikan Pariwisata Sebagai Portofolio Bisnis

by -

Visualindonesia, Merak,-

Saat ini pariwisata telah ditetapkan pemerintah sebagai sektor unggulan penyumbang devisa terbesar. Oleh karena itu, Menpar Arief Yahya mendorong PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) agar menjadikan pariwisata sebagai salah satu portofolio bisnis selain peningkatan layanan konektivitas dan logistik.

“Memang sumber pendapatan terbesar ASDP itu dari pos penumpang dan logistik. Tapi saya memberikan masukan untuk memilih pariwisata sebagai portofolio bisnis bagi ASDP,” kata Menpar Arief Yahya saat Diskusi Pariwisata bertema ‘Ferry dan Industri Pariwisata Indonesia’.

Menpar Arief menambahkan, pariwisata itu harus memikirkan atraksi seperti _live on board_ (LOB) di Labuan Bajo, NTT atau membuat hotel terapung seperti di Mandalika, NTB.

Apabila ada balap motor MotoGP sebagai atraksi di Mandalika, Menpar meyakini hotel di sekitarnya akan penuh dengan tingkat hunian tinggi.

“Saya pernah diskusi memiliki floating hotel lebih menguntungkan dari landed hotel. ASDP ini memiliki potensi yang kuat untuk memiliki floating hotel atau hotel terapung,” katanya.

Menpar juga mengatakan, Kementerian Pariwisata dengan PT ASDP banyak yang bisa dikolaborasikan sehingga diharapkan bisa membantu meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia.

“Dengan ASDP banyak sekali yang bisa dikerjasamakan. Karena orang Yang datang dengan ferry itu jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan pesawat. satu kapal ferry itu isinya bisa seribu penumpang. Hal itu sama seperti penumpang dengan 7 pesawat,” katanya.

Saat ini sudah ada dua rute internasional yang akan dilayani ASDP. Yang pertama Dumai-Malaka dan Alor-Dili. Menpar juga memuji infrastruktur pelabuhan yang kini sudah semakin bagus.

“Terimakasih ASDP, pelabuhannya tak kalah dengan bandara. Saya yakin ASDP bisa mendukung kami untuk memajukan pariwisata dan meningkatkan jumlah wisman,” kata Arief Yahya.

(dra

Leave a Reply