‘Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan’
Sebuah Pembuktian Cinta Seorang Suami

by -

Visual Indonesia, Jakarta,–

Jelang penayangan film ‘Bukaan 8’, Visinema Pictures menetapkan lagu ‘Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan’, menjadi soundtrack film tersebut. Karya lagu band indie Payung Teduh ini, merupakan bagian dari Album mereka ‘Dunia Batas’ yang pernah rilis tahun 2012 lalu. Namun yang berbeda, Payung Teduh secara eksklusif membuat aransemen khusus yang ciamik untuk film Buka’an 8 tersebut.

Proses pemilihan soundtrack film ini didasari oleh soul yang amat erat antara tema lagu dengan romansa yang terdapat dalam Film Buka’an 8, lanjut Angga Dwimas Sasongko, sang sutradara.

‘Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan’, merepresentasikan kisah cerita yang terdapat pada film Buka’an 8. Liriknya yang romantis yang dibawakan dengan cara penuh rasa.

Payung Teduh TV 2Mohammad Istiqamah Djamad atau akrab disapa Is, vokalis Payung Teduh, kolaborasinya ini bukanlah yang pertama dengan Visinema Pictures. Bahkan sebelumnya juga turut menyanyikan lagu soundtrack Film Filosofi Kopi (2015) ‘Filosofi dan Logika’ bersama Glenn Fredly dan Monita Tahalea.

“Lagu dan film ini seperti berjodoh karena saya menuliskannya untuk anak dan istri saya. Sehingga ketika ditawarkan Angga, saya pikir kenapa nggak…, karena lagu ini sangat sesuai dengan film tersebut. Bahkan mood, sound dan suasananya sesuai dengan kebutuhan film. Seperti menghadirkan suasana penuh kebahagiaan di ruang bersalin di film ini,” ungkap Is.

Film Buka’an 8 merupakan sebuah drama komedi romantis yang bercerita tentang Alam (Chicco Jerikho) dan Mia (Lala Karmila), pasangan millenial yang bertemu dan jatuh cinta di dunia maya. Di momen kelahiran anak pertama mereka, Alam ingin membuktikan kepada orang tua Mia, bahwa ia adalah seorang suami idaman.

Meski dihantui hubungan yang tidak direstui oleh keluarga lantaran tak punya pekerjaan tetap.

Buka’an 8 diproduseri Anggia Kharisma dan Chicco Jerikho. Salman Aristo sebagai penulis skenario. Beberapa pemain yang terlibat seperti Tyo Pakusadewo, Sarah Sechan, Dayu Wijanto, Uli Herdiansyah, Ary Kirana, Melissa Karim, Maruli Tampubolon, TJ, Ivy Batuta, Marwoto, Roy Marten, Nadine Alexandra dan Adriano Qalbi. Film ini segera tayang perdana di bioskop seluruh Indonesia, 23 Februari 2017 mendatang.

(tjo; foto ist

Leave a Reply