Slank "Total Solar Eclipse Concert" Konser Fenomenal 33 Tahun Sekali

by -

Jakarta,-

Slank kali ini menggelar konsernya bertepatan dengan Peristiwa Gerhana Matahari Total yang di dunia hanya terjadi di Indonesia ini, dengan tajuk “Total Solar Eclipse Concert”, yang berlangsung di Kota Palu tepat pada tanggal 9 Maret 2016 nanti, demikian dijelaskan Setiabudi AC Nurdin, selaku promoter konser dari Maleo Music.

Konser tersebut bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata, karena fenomenalnya peristiwa astronomi itu yang di dunia hanya terjadi di Indonesia dan hanya berlangsung 33 tahun sekali. Oleh karenanya bagi Kementerian Pariwisata Konser Slank yang bertepatan dengan Gerhana Matahari Total dapat menjadi ‘virus wisata’ Slank yakni; menjaga lingkungan hidup daerah wisata agar tetap bersih dan asri, menjaga daerah wisata dari gangguan tindak kriminal dan menjadikan daerah di Indonesia sebagai tujuan wisata utama rakyat Indonesia.

“Semoga Slank Total Solar Eclipse Concert sebagai ujung tombak pertanda bangkitnya kepariwisataan Indonesia, khususnya pariwisata di Kota Palu,” lanjut promotor yang kerap disapa Budi AC ini.

Tahun 2016 ini GMT melintasi 12 wilayah di Indonesia, diantaranya; Bangka Belitung, Palembang, Sampit, Palu, Mamuju, Ternate dan lainnya. Dan Kota Palu, termasuk ibukota provinsi yang akan mengalami GMT selama lebih kurang 2 menit 48 detik, yang diperkirakan berlangsung mulai pukul 08.30 WITA.

“Wah ini pengalaman pertama gue nyanyi di saat bumi gelap gulita dan mungkin hanya sekali seumur hidup,” ungkap Kaka.

Sejak Slank dibentuk tahun 1983, baik Bimbim, Abdee, Kaka, Ridho maupun Ivanka, mungkin baru sekali dalam hidup mereka konser di saat Gerhana Matahari Total (GMT). Dan konser di Palu menjadi yang ke-4 kalinya, dalam suasana yang sangat berbeda di tengah fenomena astronomi dunia tersebut.

Fenomena alam menakjubkan ini, sejak setahun lalu, bakal dihadiri 2500 wisatawan mancanegara, yang telah mendaftarkan diri mereka untuk mengikuti paket wisata fenomena alam tersebut, melalu sebuah agensi pemburu fenomena alam. Jumlah tersebut akan bertambah, khususnya yang berasal dari wisatawan yang tengah liburan di Bali karena Bali tengah khusyu dengan Perayaan Nyepi. Jadi sejak 8 Maret mereka akan meninggalkan Bali, menuju ke Kota Palu dan kota lainnya yang akan dilintasi GMT.

Slank akan hadir di Kota Palu dengan formasi lengkap. Abdee Negara, gitaris Slank yang sejak tahun lalu istirahat dari jadwal manggung dengan Slank, datang ke Kota Palu, kota dimana ia menghabiskan masa remajanya disana.

Sejak pukul 07.00 WITA, Slank bersama sejumlah menteri dan para deputi dari sejumlah kementerian, termasuk Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, mulai berkumpul di Lapangan TVRI Palu, untuk menunggu datangnya GMT. Dan Kaka secara solois akan menyanyikan 2 lagu, ‘Tananggu Kaili’ (lagu suku Kaili) yang akan dinyanyikan saat bumi gelap gulita. Dan lagu ‘Terlalu Manis’ (lagu Hits sepanjang masa) saat bumi kembali terang.

Selanjutnya sebelum Slank tampil kembali pada pukul 19.00 WITA, sejak pukul 16.00 WITA panggung Lapangan TVRI diisi oleh band Etno Rock; Smile Jamming, The Box dan Adi Tangkilisan & The Culture Project. Selain menampilkan seniman kontemporer; Pedati, Karambangan Lewuto, Salibow Ensamble dan Tarian Daerah Sulawesi Tengah. Malam harinya ada musisi senior, Ote Abadi & Palu All Stars, Rival ‘Pallo’ Himran’ dan Jalanan Reggae serta di selingi penampilan Stand Up Comedy, Beat Box & Evo Dance Crew.

(mull/mdtj; foto dok Slank

Leave a Reply