Kado Bank Musik Dari Menpora

by -

Jakarta,-

Berawal dari kerinduan akan syair musik yang pernah dilantunkan dalam irama gambus namun sulit untuk mencari siapa yang membuat dan menyanyikannya, lalu tercetuslah keinginan agar karya-karya musik yang ada di Indonesia dapat dilestarikan dan diketahui oleh generasi berikutnya. Maka lahirlah untuk membangun Bank Musik Indonesia, demikian dikemukakan Menpora Imam Nahrowi di tengah-tengah launch Bank Musik Indonesia menyambut Hari Musik Nasional di Rolling Stones Cafe, Jakarta.

Atas ide tersebut anggota Komisi X DPR-RI, Anang Hermansyah menegaskan bahwa hal tersebut membuktikan bahwa kehadiran negara di dunia musik tanah air masih terus ada. Oleh karenanya harus didukung bersama para stakeholder musik Indonesia dan seluruh masyarakat. Apalagi di tengah lesunya Industri musik Indonesia dan apreasiasi masyarakat yang melemah.

Diharapkan tahun 2017-2018 menjadi tahun yang cerah bagi industri musik Indonesia. Sejalan dengan selesainya penggodokan perangkat hukum bagi pembajakan musik dan pelanggaran HAKI yang terus diupayakan, mengingat 4triliun rupiah lebih per tahun uang yang beredar di dunia industri musik.

Disisi lain, Remy Silado berharap bank musik tidak cuma berisi karya-karya musik saja tapi juga berisi dokumen-dokumen musik Indonesia. Termasuk Plagiatisme dunia musik Indonesia sekaligus sebagai pelurusan sejarah musik Indonesia.

Seperti diketahui Bank Musik Indonesia dirancang sebagai Museum Musik Indonesia, yang terdiri dari, Komponen pertama; Menyimpan, merawat, melestarikan dan mengembangkan musik dari seluruh Nusantara. Komponen kedua; pembangunan Online sistem serta panggung kreasi musik sebagai komponen ketiganya. Disamping hadirnya Outlet legendaris musisi Indonesia.

Sekaligus menyiapkan Hari khusus Miladnya para musisi.

(mdtj; foto gha

Leave a Reply